Rally penolakan pemakzulan Presiden Yoon Seok-youl semakin menyebar di kalangan universitas-universitas domestik, dan para mahasiswa luar negeri juga turut bergabung dalam gerakan ini.

Pada 22 Mei, rally bertajuk "Deklarasi Global Warga Korea Menentang Pemakzulan" diadakan di dekat Stasiun Gangnam, Distrik Seocho, Seoul. Mahasiswa dan warga Korea yang memiliki pengalaman luar negeri berkumpul dan berteriak, "Kembalikan kebebasan Korea," dan "Buat Korea hebat lagi."

Selama rally tersebut, kekhawatiran tentang tren kiri yang muncul di AS, Inggris, dan Eropa, serta peringatan tentang ancaman intervensi Cina, disuarakan. Jeong Min, perwakilan mahasiswa Korea di Inggris, mengatakan, "Kami berkumpul di sini dengan niat untuk melindungi Korea," menekankan bahwa "penyebaran ideologi kiri dan komunisme di seluruh dunia akan menyebabkan kediktatoran dan komunisasi global jika dibiarkan."

Peserta rally membawa bendera Amerika dan Taegukgi (bendera nasional Korea Selatan) sambil berteriak, "Partai Komunis China, pergi!" dan "Komunisme, hancurlah! Demokrasi liberal, hidupkan kembali!" Para mahasiswa luar negeri menyatakan bahwa "kami tidak bisa lagi diam menyaksikan kehancuran demokrasi liberal," dan rally ini merupakan bagian dari rangkaian deklarasi politik yang dilakukan di kamp

Commenti